Pendarahan Saat Malam Pertama

Pada artikel ini kita akan membahas pendarahan saat malam pertama. Sehingga pasangan suami istri baru bisa saling memahami tentang kondisi pasangannya. Pertanyaan ini selalu menjadi topik pembicaraan yang hangat untuk dibahas dan artikel ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan seputar perdarahan vagina setelah malam pertama seorang gadis/istri mengalami hubungan seksual.

selaput dara

Apa yang menyebabkan pendarahan saat malam pertama?
Penyebab paling umum dari pendarahan setelah hubungan seksual pertama adalah pecahnya selaput dara atau korona. Selaput dara adalah selaput tipis yang menutupi saluran vagina. Selama hubungan seksual pertama Anda, selaput ini mungkin pecah karena penetrasi penis.

Namun, pecahnya selaput dara bukanlah satu-satunya alasan terjadinya perdarahan. Hal ini juga dimungkinkan karena menstruasi normal selama hubungan seksual pertama seorang gadis.

Cara membedakan darah menstruasi dan darah keperawanan?
Darah dari menstruasi biasanya lebih kental dan keluarnya akan berlangsung lebih lama dari darah akibat penetrasi awal selaput dara. Selain itu, darah dari haid biasanya bertepatan dengan gejala lain seperti kram dan perubahan suasana hati, sedangkan darah dari hilangnya keperawanan tidak disertai dengan gejala-gejala ini.

Apakah adanya bercak / flek adalah normal setelah hubungan seksual pertama?
Banyak wanita mengalami bercak/flek 1 sampai 3 hari setelah hubungan seksual untuk pertama kalinya. Ini adalah efek samping yang normal dari kehilangan keperawanan Anda, tetapi jika melebihi 3 hari, hubungi dokter.

Vagina terasa sakit setelah berhubungan seksual pertama apakah normal?
Hal ini akan berbeda untuk setiap wanita, tetapi secara umum wanita mengalami ketidaknyamanan di area vagina setelah pertama kali Anda berhubungan seks. Ketidaknyamanan ini biasanya dikarenakan vagina lecet, bengkak atau sakit.

Berapa lama pendarahan setelah pertama kali berhubungan seks?
Perdarahan dalam kasus ini harusnya sangat minimal dan singkat. Perdarahan yang banyak dan sangat berat perlu dicurigai dan harus segera ditangani oleh seorang profesional kesehatan/dokter.

Perdarahan vagina yang “tidak normal” biasanya terjadi lebih dari 2 sampai 3 hari, dan akan disertai dengan tanda-tanda dan gejala tambahan. Perhatian medis segera dianjurkan jika perdarahan ini berlangsung selama lebih dari 2 sampai 3 hari.

Bagaimana untuk mencegah perdarahan setelah hubungan pasutri?
Perdarahan vagina setelah hubungan seksual awal adalah umum di kalangan wanita. Pelumasan yang tepat, gairah, dan relaksasi sebelum dan selama berhubungan seks dapat mencegah hal ini. Posisi seksual tertentu seperti “woman on top” tidak hanya akan meningkatkan kenikmatan, tetapi juga dapat memungkinkan wanita untuk mengontrol kondisi tubuhnya.

Perdarahan setelah hubungan seksual adalah indikasi keperawanan seorang gadis?
Menurut sebuah studi ilmiah yang dipelopori oleh 1998 Dr Sara Patterson-Brown dan diterbitkan dalam British Medical Journal, 63% wanita dilaporkan tidak mengalami perdarahan setelah hubungan seksual pertama mereka. Meskipun studi ini memiliki daerah abu-abu, itu mengungkapkan bagian penting dari informasi: Tidak semua wanita mengalami perdarahan setelah hubungan seksual pertama mereka, karena struktur selaput dara tidak sama pada semua wanita.

Dalam beberapa kasus, pecahnya selaput dara terjadi tanpa keterlibatan seksual. Hal ini terutama berlaku untuk perempuan yang terlibat dalam latihan fisik berat atau olahraga seperti menunggang kuda dan senam. Di sisi lain, beberapa wanita tidak sengaja pecah selaput dara mereka melalui kegiatan tadi. Selain itu, beberapa wanita bahkan tidak lahir dengan selaput dara.

Ini hanya beberapa jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan oleh perempuan yang mengalami pendarahan setelah kehilangan keperawanan mereka. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau masalah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.

One thought on “Pendarahan Saat Malam Pertama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>