Perawatan Vagina Agar Tetap Kering dan Tidak Terlalu Lembab

Perawatan vagina sangat diperlukan, karena vagina merupakan salah satu organ tubuh wanita yang sensitif dan harus tetap terhindar dari kelembaban. Jika terlalu basah maka akan memicu infeksi bakteri.

Kelembaban vagina harus dijaga agar tidak terlalu basah. Setelah buang air kecil vagina harus tetap kering. Setiap wanita mempunyai vagina yang unik, meskipun ditemukan beberapa karakteristik umum. Vagina juga memproduksi cairan sebagai respons terhadap gairah seksual dan aktivitas fisik. Selama cairan tidak berubah warna dan tidak berbau maka hal ini adalah normal.

merawat vagina

merawat vagina

Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina, sebaiknya perempuan harus menjaga vulva dan vagina juga tetap bersih dan kering. Hal ini untuk menghindari terjadinya infeksi pada vagina.

Lingkungan lembab sekitar vagina bisa menyebabkan bakteri dan jamur tumbuh dengan pesat, karena kondisi itu merupakan lingkungan yang ideal bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Jika hal ini dibiarkan terus bisa menyebabkan infeksi lebih lanjut.

Infeksi paling sering terjadi disebabkan oleh jamur Candida albicans biasanya ditandai dengan keputihan, vagina gatal, rasa sakit dan rasa terbakar ketika kencing.

Selain itu, dengan menjaga vagina tetap kering dan bersih akan membuat ekosistem alami yang ada di vagina tetap terjaga, sehingga infeksi dapat dicegah.

Cara merawat vagina agar tetap bersih dan kering:

  1. Bersihkan vagina dengan menggunakan air mengalir dari depan ke belakang baik setelah buang air kecil atau buang air besar, hal ini untuk mencegah bakteri dari anus menyerang vagina.
  2. Keringkan daerah vagina dan sekitarnya dengan menggunakan tisu atau handuk kecil, dan gantilah pakaian jika terasa lembab atau basah.
  3. Gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat, terutama di daerah selangkangan karena dapat menyebabkan keringat berlebihan.
  4. Gunakan pakaian katun karena menyerap keringat dengan baik dan hindari bahan nilon karena bisa mengurangi aliran udara ke daerah vagina. Dan gantilah celana dalam 2 kali sehari.
  5. Mengganti baju renang atau pakaian basah dari keringat setelah latihan sesegera mungkin.
  6. Mengganti pembalut dengan teratur selama menstruasi, pilihlah pembalut yang tidak menyebabkan iritasi. Jika terpaksa menggunakan pantyliner, tidak boleh digunakan sepanjang hari, karena kelembaban dapat meningkatkan potensi jamur untuk berkembang biak. Dan pilihlah pantyliner yang tidak mengandung parfum.
  7. Gunakan crystalx secara teratur setiap pagi dan sore setelah mandi. Kombinasi daun sirih dan aloevera di crystalx dapat membersihkan vagina dari jamur dan kotoran yang menempel. Lebih dari itu, pH vagina tetap terjaga.

Ingin tahu tentang crystal x lebih jauh? klik disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>